Skip navigation

ada pepatah mengatakan “masa SMA memang masa paling indah” namun sebenarnya bukan hanya indah tapi masa paling gila, paling nakal, paling asyik, dan paling menjengkelkan orang tua

masa SMA ku sendiri kuhabiskan 2 tahun bersekolah di daerah Magelang, Jawa Tengah. disana diterapkan kehidupan yang bagi segelintir orang “militer” namun sebenarnya cukup “asyik” untuk dinikmati karena setiap momen dan kenangan yang kudapat disana takkan mungkin didapat dan dimengerti orang lain

salah satu kenangan itu adalah bagaimana lika-liku gerak-gerik kami yang penuh semangat berlomba-lomba menyelundupkan handphone masuk kedalam asrama agar setiap saat bisa menggunakannya didalam kampus,karena membawa HP itu dilarang dan jika ketahuan oleh guru/pamong maka akan disita dan dikembalikan saat kelulusan, itulah mengapa saat kelulusan aku membawa 4buah handphone hasil sitaan malaikat-malaikat yang biasa disebut guru

namun ada  1 kisah yang selalu membuatku tersenyum, yaitu dimana aku berhasil menciptakan satu modus operandi agar saat Sidak dan pemeriksaan rutin handphone-ku tidak disita.

saat itu aku sedang berjalan-jalan didepan gudang dan disana aku melihat sepasang sepatu bekas yang sudah tak terpakai lagi. sol nya terbuat dari bahan yang dalam otakku saat itu bisa dilubangi oleh cutter ataupun pisau, dan dibawah sol itu masih terdapat satu lapisan lagi berbahan karet. disana aku tiba-tiba mendapat ilham jika aku melubangi sol sepatu itu sebesar handphone milikku dan membuat sistem dimana aku bisa membuka-tutup sol tersebut dengan bebas namun jika diperiksa hanyalah  berbentuk sepatu biasa dan terbukti memang hingga akhir kelulusan produk inovasi yang kutemukan itu benar-benar ampuh dan tidak ketahuan sampai sekarang

yah mungkin memang hanya sebuah memori kenakalan saat remaja menginjak usia SMA, namun itu memang merupakan produk dan  saat-saat yang paling kreatif dalam hidupku. dimana aku berusaha mencari berbagai cara untuk bisa membuat hidupku lebih mudah dan nyaman, layaknya kriminil yang dipenjara di LP Cipinang yang terkenal ketat penjagaannya namun toh ternyata masih ditemukan narkoba di dalam pemjara tersebut, jadi kesimpulannya aku ini anak kreatif apa kriminil ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: